WHAT'S NEW


Inspirasi Gaya Hidup Sehat Fiesta White Tea

Membaca Buku di Malam Hari Ternyata Baik Untuk Otak Lho!

Fri, 25 Jan 2019 | Events

Membaca selalu dikatkan dengan banyak manfaat sehat bagi tubuh. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan The National Sleep Foundation, menyebut jika kebiasaan membaca sebelum tidur mampu meningkatkan kualitas tidur dan mencegah stres.

Selain itu, dilansir dalam Step to Health, kebiasaan membaca sebelum tidur ternyata memiliki banyak dampak baik untuk otak, beberapa diantaranya adalah :

Mudah Mengingat Sesuatu

Membaca buku di malam hari sebelum tidur ampuh untuk mempertajam ingatan. Hal ini disebabkan karena saat tidur, semua energi akan difokuskan pada otak, sehingga apa yang didapat sebelum tidur akan lebih mudah direkam, dan mampu bertahan dalam waktu yang lama (tidak mudah lupa).

Makanya, pelajar yang terbiasa menghafal di malam hari sebelum tidur, cenderung lebih baik dalam mengingat pelajaran ketimbang mereka yang biasa menghafal di siang atau sore hari.

Melatih Otak

Dr. Nikolaos Scarmeas, seorang neurolog dari Columbia University Medical Center, New York, Amerika, menjelaskan jika membaca merupakan olahraga untuk otak, yang berfungsi untuk menjaga, sekaligus meningkatkan fungsi otak, dan menjaga risiko timbulnya demensia.

Selain itu, otak yang kuat pun merupakan modal untuk meningkatkan imajinasi, meningkatkan kreatifitas, dan mampu menyelesaikan masalah dengan solusi tepat.

Membantu Penurunan Fungsi Otak

Penelitian yang dilakukan oleh Dr David Bennett dari Rush University Medical Center, di tahun 2016, menyebut jika membaca sebelum tidur akan meningkatkan kualitas otak, dan mempu perlindungan terhadap risiko penyakit Alzheimer, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan penurunan fungsi otak.

Menariknya, kamu tidak perlu membaca buku-buku berat untuk melatih otak di malah hari, cukup dengan bacaan ringan seperti komik, novel dan lainnya.

Obat Tidur Terbaik

Menurut Hrayr Attarian, Direktur Medis Sleep Gorders Center, menjelaskan jika insomnia merupakan masalah kronis yang memengaruhi sekitar 6-7 persen pria dan wanita berusia 20-40 tahun di Amerika. Menariknya, solusi untuk masalah ini ternyata sangat sederhana, yakni membaca.

Imbas dari tercukupinya kebutuhan ini sangat banyak, salah satunya akan membuat fungsi otak lebih maksimal, menurunkan stres dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.