WHAT'S NEW


Inspirasi Gaya Hidup Sehat Fiesta White Tea

Ini Yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kita Merasa Bahagia

Fri, 10 Aug 2018 | Events

Ada banyak refleks tubuh yang terjadi saat kita merasa bahagia, dari mulai air mata, rasa puas dan euforia. Semua ini terjadi karena neurotransmitter yang disebut-sebut bertanggung jawab untuk menghadirkan proses dan perasaan di hampir setiap aspek tubuh.

Dilansir dalam Healthline, berikut beberapa hal yang terjadi pada tubuh saat kita sedang merasa bahagia.

Otak

Menurut Diana Samuel, MD, asisten profesor psikiatri klinis di Columbia University Medical Center, setiap emosi yang dirasakan dipengaruhi oleh otak, termasuk saat kita merasa bahagia.

Dalam kondisi ini (saat merasa bahagia), otak akan menerima sinyal untuk melepaskan neurotransmiter, yang terdiri dari dopamin dan serotonin, ke dalam sistem saraf pusat. Pada gilirannya, pelepasan neurotransmiter ini akan menyebabkan reaksi di sumsum tulang belakang dan area otak.

Tidak aneh saat merasa bahagia, kita akan merasa lebih bersemangat, jadi lebih fokus, dan merasa nyaman dengan kondisi lingkungan yang sebenarnya sama.

Sistem Peredaran Darah

Saat merasa bahagia, sistem peredaran darah akan berjalan lebih lancar. Hal inilah yang akan membuat wajah Anda jadi terlihat memerah dan jantung berdetak lebih kencang.

Menurut Dr Samuel, kebahagiaan berperan penting dalam sirkulasi darah. Hal ini disebabkan karena saat merasa bahagia, otak akan memberikan sinyal khusus yang membuat jantung bertegup lebih kencang, sementara pembuluh darah dalam kondisi yang lebar dan lebih rileks.

Hal inilah yang yang membuat peredaran darah akan jadi lebih lancar, sehingga rona kulit pun berubah jadi memerah, terutama di area wajah, seperti pipi, hidung dan dahi.

Sistem Saraf Otonom

Sistem saraf otonom merupakan sistem tubuh yang betugas untuk mengendalikan respons tubuh seperti pencernaan, pernapasan, dan pelebaran pupil.

Saat merasa bahagia, sistem saraf otonom ini akan membuat nafas kita lebih teratur dan tenang. Selain itu, sistem saraf otonom pun akan berpengaruh kepada produksi keringat, air liur, suhu tubuh yang jadi lebih hangat, dan metabolisme tubuh yang lebih lancar.

Otot polos yang terletak di dinding organ berongga pun akan berpengaruh, sehingga sistem perncernaan akan berjalan jadi lebih lancar, nafsu makan meningkat, pupil akan melebar dan terlihat berbinar.