WHAT'S NEW


Inspirasi Gaya Hidup Sehat Fiesta White Tea

Efektifkah Cuci dan Detoks Usus Untuk Melangsingkan Badan?

Mon, 15 Oct 2018 | Events

Belakangan ini dunia maya diramaikan dengan tren cuci dan detoks usus untuk melangsingkan badan. Konon katanya, dengan membersihkan usus, tubuh akan kehilangan banyak lemak, sehingga proses penurunan berat badan pun jadi lebih cepat.

Selain itu, para pelaku cuci dan detoks usus ini percaya jika kegiatan ini bisa mengeluarkan lemak dan racun yang bersarang di saluran cerna, sehingga saluran cerna pun akan jadi lebih bersih, dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan.

Benarkah manfaat cuci dan detoks usus begitu besar?

Michael F Picco, MD, pakar sistem pencernaan dari Mayo Clinic, menjelaskan jika metode pembersihan usus atau cuci usus merupakan prosedur medis yang biasa dilakukan sebelum kolonoskopi, atau prosedur memeriksa dalam usus dengan menggunakan kamera.

Dalam prakteknya, prosedur cuci dan detok usus ini dilakukan dengan cara, air dalam jumlah besar (mencapai 60 liter), dicampurkan dengan rempah-rempah atau kopi. Setelah itu, cairan ini disiramkan ke dalam usus lewat selang khusus yang dimasukkan lewat anus.

Mengenai kemampuannya, Picco menjelaskan hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang berhasil membuktikannya. Menurutnya, sistem pencernaan punya cara alami untuk membuang kotoran dan bakteri dari dalam tubuh, jadi kegiatan cuci dan detoks usus ini justru dinilai kurang bermanfaat.

Justru sebaliknya, cuci dan detoks usus ini bisa berbahaya karena menimbulkan berbagai efek samping, seperti keram, diare, kembung, mual dan muntah.

Cuci dan detoks usus pun berpotensi menyebabkan perforasi atau usus robek, dehidrasi, infeksi dan merubah keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jelas dampaknya bisa sangat berbahaya, apalagi jika kamu melakukannya di klinik kesehatan yang kurang terpercaya.

Risiko lainnya, penyemprotan usus dengan menggunakan selang bisa menimbulkan infeksi jika selang yang digunakan tercemar bakteri. Tentu saja ini akibatnya bisa fatal, bahkan bisa mengancam keselamatan.

Buat yang masih penasaran ingin mencoba metode ini, Picco menyarankan agar kamu melakukan pemeriksaan dulu ke dokter, dan pastikan dokter memang menyarankan. Kemudian mintalah rekomendasi klinik atau rumah sakit mana yang bisa melakukan metode ini dengan baik.