WHAT'S NEW


Inspirasi Gaya Hidup Sehat Fiesta White Tea

Disebut Tidak Sehat, Ternyata Ini Dosa Kentang Goreng!

Mon, 28 Jan 2019 | Events

Siapa sih yang tidak tergiur dengan kelezatan kentang goreng, apalagi jika disajikan bersama dengan saus pedas. Tapi hati-hati Fiesta Lovers, ternyata dosa kentang goreng untuk kesehatan cukup banyak lho, makanya banyak orang yang berusaha menghindarinya.

Mau tahu apa saja dosa kentang goreng terhadap tubuh kita? Dr Eric Rimm, profesor dari Harvard University, menjelaskan jika kentang goreng merupakan bom pati karena mengandung lemak dan tinggi kalori. Bahkan dalam satu porsi kentang goreng, bisa mengandung hingga 430 kalori.

Sejalan dengan hal tersebut, penelitian yang dilakukan tahun 2017 kemarin menunjukkan jika kentang goreng memiliki kandungan indeks glikemik tinggi. Jelas ini berbahaya, mengingat makanan dengan indeks glikemik terkait dengan peningkatan risiko diabetes, obesitas, dan masalah kardiovaskular.

Sementara menurut penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menjelaskan jika konsumsi kentang goreng terlalu sering bisa memperpendek usia seseorang.

Penelitian ini melibatkan sebanyak 4.400 orang yang berusia 45-79 tahun, dan berlangsung selama 8 tahun. Selama penelitian berlangsung, pola makan seluruh peserta penelitian terus dipantau, termasuk kebiasaan mereka mengonsumsi kentang goreng, dan makanan yang diolah dengan cara digoreng.

Hasilnya, di tahun ke delapan, terdapat 236 peserta penelitian yang meninggal dunia. Menariknya, sebagian besar dari peserta penelitian yang meninggal tersebut ternyata memiliki kebiasaan mengonsumsi kentang goreng dan keripik kentang, 2-3 kali dalam seminggu.

Hal inilah yang membuat para ahli menyimpulkan jika mengonsumsi kentang goreng setidaknya 2-3 porsi dalam seminggu, berisiko meningkatkan risiko kematian lebih cepat hingga dua kali lipat, ketimbang mereka yang tidak atau jarang mengonsumsi kentang goreng.

Solusinya, jauhi atau minimalnya kurangi!

Untuk mengatasi masalah ini, solusi terbaik adalah menjauhi atau minimalnya mengurangi konsumsi kentang goreng, dan makanan lainnya yang digoreng (terutama makanan yang digoreng dengan menggunakan minyak yang digunakan secara berulang).

Perlu diingat, yang menjadikan kentang goreng dianggap sebagai makanan jahat bukan karena kentangnya, tapi karena cara pengolahannya yang salah. Jika diolah dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang, kentang merupakan makanan sehat dengan kandungan karbohidrat tinggi.